Jumat, 20 April 2012


KEBERADAAN JUDI SABUNG AYAM TERHADAP
PERILAKU MASYARAKAT
Di Desa Kuala Mandor. A kec Kuala Mandor B Kubu Raya
Metode Penelitian Sosial
Dosen Dr.Fatmawati, M.Si
Di Susun oleh
Marsum
E51110002

 












JURUSAN SOSIOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
 2011/2012
KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kita kepada  ALLAH SWT yang telah melimpahkan rahmat dan nikmatNya berupa nikmat sehat serta akal pikiran yang melebihi makhluk lainnya,sehingga kita bisa menyelesaikan tugas proposal penelitian “Metode Penelitian Sosial “dengan tema” Keberadaan Judi Sabung Ayam Terhadap Perilaku Masyarakat ”ini dengan baik dan benar serta lancar dalam waktu pengerjaannya.kemudian tugas makalah ini dibuat sebagai tugas kelompok.
Tugas makalah ini adalah sebuah tugas terstruktur dalam perkuliahan maka dari itu tanpa bimbingan dan motivasi dari beberapa pihah baik secara langsung  maupun tidak langsung.Oleh karena itu,pada kesempatan ini saya selaku tim penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Dr. Fatmawati M.Si dan Herlan, S.sos ,M.si  selaku dosen pengampuh mata kuliah Metode Penelitian Sosial dan teman-teman yang bersangkutan.
Saya juga menyadari bahwa makalah ini masih belum sempurna dan banyak kekurangan. Oleh karena itu,Saya memerlukan kritik dan saran yang bisa menjadi motivasi untuk melengkapi kekurangan pada makalah ini agar bisa bermanfaat bagi penulis dan semua pihak yang membaca.

Pontianak,………….. 2011

Tim penulis   
BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar  Belakang
Judi   Sabung  ayam  merupakan kebiasaan orang- orang terdahulu yang hidup pada zaman kerajaan. Dizaman itu Raja maupun rakyatnya  suka sekali dengan yang namanya sabung ayam. Sabung ayam merupakan salah satu macam perjudian yang masih ada di Indonesia yang dilestarikan oleh para hobi penyabung ayam dan juga menjadi judi turun temurun rakyat indonesia.
Dipedesaan yang jauh dari kota dan kantor polisi masyarakat dengan leluasa melaksanakan aktivitas perjudiannya. Perjudian ini ada karena masyarakat yang hobi nyabung ayam sering kali mengadakan atau menjadi tuan rumah dari judi sabung ayam ini. Kadang-kadang diadakan dalam acara menyambut pesta pernikahan anaknya ada juga dalam rangka mencari rezeki yang diharapkan jadi tuan rumah biasanya dapat upah (co’).
Sumber data primer maupun sekunder, data sekunder diperoleh  dari keberadaan judi sabung ayam yang diselenggarakan oleh masyarakat di desa kuala mandor A tepatnya di kampong teluk lerang.
Keberadaan judi sabung ayam dapat mengubah perilaku masyarakat yang sebelumnya tidak suka menjadi suka jadi penjudi sabung ayam. Permainan ayam laga / ayam sabung adalah satu permainan zaman berzaman sehingga sekarang masih ada segelitir masyarakat kita menerus kan permainan tradisi ini. Ayam laga
atau ayam sabung adalah salah satu permainan yang dapat menghibur dan menenangkan hati serta pikiran walaupun dapat menimbulkan breeder ayam laga atau ayam sabung yang sering mengupgrade ayam-ayam impor dan juga menyimpan ayam-ayam local yang tangguh. Ayam-ayam juga mempunyai merk yang berbeda-beda ada yang merk misalnya felipin impor dan local.
B.     Ruang Lingkup Masalah
Judi sabung ayam yang diselenggarakan oleh masyarakat dan masalah dan gangguan yang ditimbulkan keberadaan judi sabung ayam.
C.     Pembatasan Masalah
Bagaimana keberadaan judi sabung ayam terhadap perilaku masyarakat di Desa Kuala Mandor A?
D.    Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.      Tujuan Peneletian
a.       Mendiskripsikan dan menganalisis judi sabung ayam yang diselenggarakan masyarakat.
b.      Mendiskripsikan dan menganalisis masalah dan gangguan yang ditimbulkan keberadaan judi sabung ayam.
2.      Manfaat Penelitian
a.       Manfaat Teoritis
Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya konsep-konsep tentang sosiologi khususnya tentang keberadaan sector informal khususnya judi sabung ayam.
b.      Manfaat Praktis
Hasil penelitian ini di harapkan memberikan imformasi kepada:
1.      Kepada pejudi sabung ayam
2.      Kepolisian
3.      Pemerintah
E.     Kajian Pustaka Teoritis
1.      Teori behavioral
2.      Konsep- konsep
Judi sabung ayam, perilaku masyarakat, perjudian dan macam perjudian.
3.     
Keberadaan Judi Sabung Ayam Terhadap perilaku masyarakat di Desa Kuala Mandor A
 
Kerangka Pemikiran

 


F.      Aspek –Aspek Penelitian
1.      Judi
G.    Metode Penelitian
a.       Desain Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan metodologi kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. (Dijelaskan/mengutif  sesuai daftar pustaka)
b.      Lokasi Penelitian
Lokasi yang dipilih sebagai tempat dalam melakukan penelitian ini yaitu,dusun karya bersama desa kuala mandor A kecamatan kuala mandor B kubu raya.
1.      Pedesaan menjadi tempat perjudian judi sabung ayam.
2.      Perjudiannya bersifat temporer
c.       Subjek Penelitian
1.      Perjudian sabung ayam
2.      Pemerintah desa
3.      Masyarakat, dan
4.      Kepolisian
d.      Metode Penelitian
Penelitian ini termasuk penelitian diskriptip yang bertujuan ingin mendiskripsikan permasalahan yang ada sesuai dengan keadaan yang sebenarnya di lapangan. Lexi Moleong (2006:18) mengemukakan bahwa penelitian diskriptip adalah untuk memberikan gambaran mengenai sesuatu keadaan, gejala atau objek tertentu pada saat  penelitian di lakukan berdasarkan fakta yang tampak atau sebagaimana mestinya.
1.      Teknik Penelitian
a.       Observasi
Pada teknik ini di maksudkan untuk menjaring informasi tentang fakta dan gejala yang ada hubungannya dengan permasalahan penelitian dalam melakukan pengamatan terhadap fakta yang ada di lapangan.
b.      Wawancara
Wawancara adalah pertanyaan yang terstruktur yang berisikan pokok-pokok pertanyaan tentang permasalahan penelitian yang akan ditanyakan kepada subjek sasaran penelitian.
2.      Alat Pengumpul Data Penelitian
a.       Pedoman Observasi Berupa Ceklist
b.      Pedoman Wawancara
c.       Alat Dokumentasi
H.    Teknik Analisis Data Penelitian
1.      Reduksi Data
Reduksi data adalah memilah-milah atau menggolong-golongkan data yang diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan.
2.      Verifikasi atau Kroscek
Biasannya kroscek dalam penelitian menggunakan metode triangulasi yang ada tiga macam:
a.       Kroscek kepada sumber atau literature
b.      Kroscek kepada nara sumber atau ahli
c.       Kroscek kepada informan.
3.      Penarikan Kesimpulan
a.       Simpulan
b.      Saran  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar