KEBERADAAN JUDI
SABUNG AYAM TERHADAP
PERILAKU
MASYARAKAT
Di Desa Kuala
Mandor. A kec Kuala Mandor B Kubu Raya
Metode
Penelitian Sosial
Dosen
Dr.Fatmawati, M.Si
Di Susun oleh
Marsum
E51110002
JURUSAN
SOSIOLOGI
FAKULTAS ILMU
SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS
TANJUNGPURA
PONTIANAK
2011/2012
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur kita kepada ALLAH SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
nikmatNya berupa nikmat sehat serta akal pikiran yang melebihi makhluk
lainnya,sehingga kita bisa menyelesaikan tugas proposal penelitian “Metode Penelitian Sosial “dengan tema” Keberadaan Judi Sabung Ayam Terhadap
Perilaku Masyarakat ”ini dengan baik dan benar serta lancar dalam waktu
pengerjaannya.kemudian tugas makalah ini dibuat sebagai tugas kelompok.
Tugas makalah ini adalah sebuah tugas terstruktur
dalam perkuliahan maka dari itu tanpa bimbingan dan motivasi dari beberapa
pihah baik secara langsung maupun tidak
langsung.Oleh karena itu,pada kesempatan ini saya selaku tim penulis
mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Dr. Fatmawati M.Si dan Herlan, S.sos ,M.si selaku dosen pengampuh mata kuliah Metode
Penelitian Sosial dan teman-teman yang bersangkutan.
Saya juga menyadari bahwa makalah ini masih belum
sempurna dan banyak kekurangan. Oleh karena itu,Saya memerlukan kritik dan
saran yang bisa menjadi motivasi untuk melengkapi kekurangan pada makalah ini
agar bisa bermanfaat bagi penulis dan semua pihak yang membaca.
Pontianak,………….. 2011
Tim penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Judi Sabung
ayam merupakan kebiasaan orang-
orang terdahulu yang hidup pada zaman kerajaan. Dizaman itu Raja maupun rakyatnya
suka sekali dengan yang namanya sabung
ayam. Sabung ayam merupakan salah satu macam perjudian yang masih ada di
Indonesia yang dilestarikan oleh para hobi penyabung ayam dan juga menjadi judi
turun temurun rakyat indonesia.
Dipedesaan
yang jauh dari kota dan kantor polisi masyarakat dengan leluasa melaksanakan
aktivitas perjudiannya. Perjudian ini ada karena masyarakat yang hobi nyabung
ayam sering kali mengadakan atau menjadi tuan rumah dari judi sabung ayam ini.
Kadang-kadang diadakan dalam acara menyambut pesta pernikahan anaknya ada juga
dalam rangka mencari rezeki yang diharapkan jadi tuan rumah biasanya dapat upah
(co’).
Sumber
data primer maupun sekunder, data sekunder diperoleh dari keberadaan judi sabung ayam yang
diselenggarakan oleh masyarakat di desa kuala mandor A tepatnya di kampong
teluk lerang.
Keberadaan
judi sabung ayam dapat mengubah perilaku masyarakat yang sebelumnya tidak suka
menjadi suka jadi penjudi sabung ayam. Permainan ayam laga / ayam sabung adalah
satu permainan zaman berzaman sehingga sekarang masih ada segelitir masyarakat
kita menerus kan permainan tradisi ini. Ayam laga
atau ayam sabung adalah
salah satu permainan yang dapat menghibur dan menenangkan hati serta pikiran
walaupun dapat menimbulkan breeder
ayam laga atau ayam sabung yang sering mengupgrade ayam-ayam impor dan juga
menyimpan ayam-ayam local yang tangguh. Ayam-ayam juga mempunyai merk yang
berbeda-beda ada yang merk misalnya felipin impor dan local.
B.
Ruang Lingkup Masalah
Judi
sabung ayam yang diselenggarakan oleh masyarakat dan masalah dan gangguan yang
ditimbulkan keberadaan judi sabung ayam.
C.
Pembatasan Masalah
Bagaimana
keberadaan judi sabung ayam terhadap perilaku masyarakat di Desa Kuala Mandor
A?
D.
Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan
Peneletian
a. Mendiskripsikan
dan menganalisis judi sabung ayam yang diselenggarakan masyarakat.
b. Mendiskripsikan
dan menganalisis masalah dan gangguan yang ditimbulkan keberadaan judi sabung
ayam.
2. Manfaat
Penelitian
a. Manfaat
Teoritis
Penelitian ini diharapkan dapat
memperkaya konsep-konsep tentang sosiologi khususnya tentang keberadaan sector
informal khususnya judi sabung ayam.
b. Manfaat
Praktis
Hasil penelitian ini di harapkan
memberikan imformasi kepada:
1. Kepada
pejudi sabung ayam
2. Kepolisian
3. Pemerintah
E.
Kajian Pustaka Teoritis
1. Teori
behavioral
2. Konsep-
konsep
Judi sabung ayam, perilaku masyarakat,
perjudian dan macam perjudian.
3.
Keberadaan
Judi Sabung Ayam Terhadap perilaku masyarakat di Desa Kuala Mandor A
|
|
Kerangka Pemikiran
F.
Aspek –Aspek Penelitian
1.
Judi
G.
Metode Penelitian
a. Desain
Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan metodologi kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. (Dijelaskan/mengutif
sesuai daftar pustaka)
b. Lokasi Penelitian
Lokasi yang dipilih sebagai tempat dalam melakukan penelitian ini
yaitu,dusun karya bersama desa kuala mandor A kecamatan kuala mandor B kubu
raya.
1. Pedesaan menjadi tempat perjudian judi
sabung ayam.
2. Perjudiannya bersifat temporer
c. Subjek Penelitian
1. Perjudian sabung ayam
2. Pemerintah desa
3. Masyarakat, dan
4. Kepolisian
d. Metode Penelitian
Penelitian ini termasuk penelitian diskriptip yang bertujuan ingin
mendiskripsikan permasalahan yang ada sesuai dengan keadaan yang sebenarnya di
lapangan. Lexi Moleong (2006:18) mengemukakan bahwa penelitian diskriptip
adalah untuk memberikan gambaran mengenai sesuatu keadaan, gejala atau objek
tertentu pada saat penelitian di lakukan
berdasarkan fakta yang tampak atau sebagaimana mestinya.
1. Teknik Penelitian
a. Observasi
Pada teknik ini di maksudkan untuk menjaring informasi tentang fakta dan
gejala yang ada hubungannya dengan permasalahan penelitian dalam melakukan
pengamatan terhadap fakta yang ada di lapangan.
b. Wawancara
Wawancara adalah pertanyaan yang terstruktur yang berisikan pokok-pokok
pertanyaan tentang permasalahan penelitian yang akan ditanyakan kepada subjek
sasaran penelitian.
2. Alat Pengumpul Data Penelitian
a. Pedoman Observasi Berupa Ceklist
b. Pedoman Wawancara
c. Alat Dokumentasi
H. Teknik Analisis Data Penelitian
1. Reduksi Data
Reduksi data adalah memilah-milah atau menggolong-golongkan data yang
diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan.
2. Verifikasi atau Kroscek
Biasannya kroscek dalam penelitian menggunakan metode triangulasi yang
ada tiga macam:
a. Kroscek kepada sumber atau literature
b. Kroscek kepada nara sumber atau ahli
c. Kroscek kepada informan.
3. Penarikan Kesimpulan
a. Simpulan
b. Saran